Unit 01 — Radar Genre & Sentuhan Gamelan
Seni Musik · Kelas VIII · SMP Negeri 4 Abiansemal
1 / 7
Radar Genre & Sentuhan Gamelan
Memainkan Pola Ritme/Melodi dan Mengidentifikasi Genre Musik
Pertemuan 1–3 Semester Ganjil 2026/2027 TP-1 Seni Musik Kelas VIII 360 menit · 9 JP Individu & Kelompok
Koneksi dari Kelas VII: murid sudah mengenal nama dan fungsi instrumen gamelan Bali secara pasif (mendengarkan). Unit ini melangkah dari mengenal menuju memainkan — murid mulai memainkan pola ritme dan melodi sederhana serta membandingkan genre musik secara lebih analitis.
Ringkasan Asesmen

Formatif

Observasi Listening Station (P1), latihan bertahap (P2), praktik duet (P3); telaah tabel radar genre dan Kartu Catatan Teknik.

Sumatif

Unjuk kerja berbasis rekaman duet ritme-melodi pada Pertemuan 3, memakai Rubrik KKTP (2 aspek). Capaian TP-1 jika ≥2 dari 3 aspek berada di level Baik.

Pertemuan 1 — “Radar Genre”
Listening Station · 3 JP (120 menit)
Alur Kegiatan
Persiapan Guru
  • 4 stasiun dengar: Gamelan Bali, Pop Indonesia, Klasik Barat, genre lain (Jazz/EDM)
  • Speaker/pemutar audio di tiap stasiun
  • LKPD Bagian A untuk mencatat ciri genre
Tips: putar cuplikan kontras dulu tanpa nama genre — biarkan telinga murid menebak sebelum istilah teknis diperkenalkan.
Empat Stasiun Dengar
Ketuk kartu untuk membuka ciri tiap genre

1. Gamelan Bali

Tempo dinamis, instrumen perunggu (gong, gender, angklung), fungsi sosial: upacara & hiburan.
▾ ketuk untuk detail

2. Pop Indonesia

Tempo sedang, instrumen band modern (gitar, keyboard, drum), fungsi: hiburan populer sehari-hari.
▾ ketuk untuk detail

3. Klasik Barat

Tempo bervariasi mengikuti gerakan (movement), instrumen orkestra (biola, cello, piano), fungsi: konser & ekspresi seni.
▾ ketuk untuk detail

4. Genre Lain (Jazz/EDM)

Tempo dan instrumen bervariasi luas, sering improvisatif (Jazz) atau elektronik (EDM), fungsi: hiburan & eksperimen bunyi.
▾ ketuk untuk detail
Pertemuan 2 & 3 — Bermain dan Berduet
Latihan Terpandu → Praktik Berpasangan · 6 JP (240 menit)

Pertemuan 2 — “Sentuhan Pertama Gamelan”

Murid berlatih memainkan pola ritme sederhana secara bertahap, dari Kartu Pola Ritme tingkat 1 hingga 3.

Pertemuan 3 — “Duet Ritme-Melodi”

Berpasangan memadukan ritme dan melodi yang telah dikuasai, direkam sebagai bukti unjuk kerja.

Apa yang Berubah dari Pertemuan 1?
Persiapan Guru
  • Kartu Pola Ritme bertingkat (1–3)
  • Instrumen gamelan/alat musik modern sesuai ketersediaan
  • HP/kamera untuk merekam duet Pertemuan 3
Kartu Pola Ritme & Timer Latihan
Pertemuan 2 — Sentuhan Pertama Gamelan
Tingkat 1 — Pola Dasar
Pola ketukan tetap 4 hitungan sederhana — fokus pada konsistensi tempo sebelum menambah variasi.
Tingkat 2 — Pola Bervariasi
Menambahkan aksen pada ketukan tertentu — latih perbedaan pukulan kuat dan lemah.
Tingkat 3 — Pola Kompleks
Menggabungkan sinkopasi sederhana — cocok untuk murid yang sudah menguasai tingkat 1 dan 2.
Timer Sesi Latihan Bertahap
15:00
Duet Ritme-Melodi & Refleksi
Pertemuan 3 — Praktik Berpasangan & Rekaman
Kartu Catatan Teknik Akhir
Pola Ritme
BelumMulai BisaBisaMahir
Melodi Sederhana
BelumMulai BisaBisaMahir
Kekompakan Duet
BelumMulai BisaBisaMahir
Alur Sesi
Panduan Penilaian: gunakan Rubrik KKTP 2 aspek (Praktik Pola Ritme & Melodi, Identifikasi & Perbandingan Genre) untuk menilai rekaman duet — lihat Modul Ajar Lampiran C.
Penutup Unit 01
Checklist akhir sesi & koneksi ke unit berikutnya
Checklist Keberhasilan Unit
Murid dapat memainkan pola ritme sederhana dengan tempo yang tepat
Murid memainkan melodi sederhana dalam duet berpasangan
Murid mengidentifikasi ciri genre musik Bali dan mancanegara
Murid melengkapi Kartu Catatan Teknik secara jujur dan reflektif
Rekaman duet dan LKPD terkumpul untuk dinilai
Koneksi ke Unit 02: Setelah mampu memainkan pola dasar, murid akan berlatih Ritme Sprint — menyusun dan menampilkan aransemen sederhana secara individu maupun kelompok dengan latihan yang lebih terpandu dan bertahap.
“Setiap ketukan yang berhasil kau mainkan adalah langkah kecil menuju telinga dan tangan yang semakin peka.” Selamat menuntun murid-murid menemukan suara mereka sendiri, Ibu Trisna.