Peta Motif & Komposisi Berlapis
Menyusun Aransemen Berbasis Motif Ritme Lokal untuk Mini Ansambel
Pertemuan 6–8
Semester Genap 2026/2027
TP-3 Seni Musik Kelas VIII
360 menit · 9 JP
Kelompok
Koneksi dari Unit 02: murid sudah menyusun pola ritme orisinal lewat Ritme Sprint dan
menampilkannya dalam mini ansambel sederhana. Unit ini mengembangkan pengalaman itu menjadi komposisi
yang sengaja berbasis motif ritme lokal Bali, dengan pembagian peran instrumen yang lebih
jelas dan berlapis.
Ringkasan Asesmen
Formatif
Telaah Kartu Peta Motif (P1); observasi penyusunan lapisan komposisi (P2); observasi gladi bersih dan penampilan (P3).
Sumatif
Penampilan komposisi berlapis berbasis motif lokal — dinilai memakai Rubrik KKTP. Capaian TP-3 jika ≥2 dari 3 aspek berada di level Baik.
Pertemuan 1 — “Peta Motif”
Identifikasi dan Pemetaan Motif Lokal · 3 JP (120 menit)
Alur Kegiatan
- Putar cuplikan kotekan/gilak sederhana sebagai pemantik.
- Ajukan Pertanyaan Pemantik: motif ritme lokal Bali apa yang pernah kamu dengar dan punya karakter kuat?
- Bentuk kelompok (sama Unit 02), bagikan Kartu Peta Motif kosong.
- Jelaskan konsep kotekan dan gilak, dengarkan 1-2 contoh cuplikan.
- Kelompok memetakan cara motif dikembangkan (diulang, divariasi, disilangkan antar instrumen).
- Kelompok mencatat rencana pembagian peran awal.
Persiapan Guru
- Rekaman/cuplikan motif ritme lokal Bali (kotekan/gilak sederhana)
- Kartu Peta Motif kosong per kelompok
- Instrumen gamelan/modern untuk mencoba motif pilihan
Tips: Pilih motif lokal yang tidak terlalu rumit untuk level SMP — motif dua-tiga ketukan yang jelas lebih mudah dikembangkan daripada motif yang terlalu kompleks.
Mengenal Kotekan dan Gilak
Klik tiap kartu untuk membuka penjelasan
1. Kotekan⌄
Teknik permainan gamelan Bali di mana dua pola ritme berbeda saling mengisi celah satu sama lain, sehingga terdengar sebagai satu pola cepat dan padat meski tiap pemain memainkan bagian yang lebih sederhana.
2. Gilak⌄
Pola ritme tetap yang berulang secara konsisten, sering menjadi dasar tempo yang menjaga seluruh kelompok tetap pada kecepatan yang sama.
3. Mengembangkan Motif⌄
Motif dasar bisa dikembangkan dengan tiga cara: diulang persis, divariasi (diubah sedikit aksennya), atau disilangkan antar instrumen (seperti kotekan).
Istilah yang Dipelajari
Kotekan
Gilak
Motif Ritme
Variasi
Peran Instrumen
0 dari 5 istilah disorot
Pertemuan 2 & 3 — Menyusun dan Menampilkan
Komposisi Berlapis → Mini Ansambel Komposisi · 6 JP (240 menit)
Pertemuan 2 — “Komposisi Berlapis”
Kelompok menyusun aransemen dengan pembagian peran berlapis: dasar tempo, motif utama, dan variasi, dilatih bertahap.
Pertemuan 3 — “Mini Ansambel Komposisi”
Gladi bersih menggabungkan seluruh lapisan, lalu penampilan mini ansambel yang direkam.
Persiapan Guru
- Instrumen dengan variasi peran lebih banyak per kelompok
- Metronom/hitungan untuk memandu latihan bertahap tempo
- HP/perekam untuk dokumentasi penampilan
Tiga Lapisan Komposisi
Klik tiap lapisan untuk melihat perannya
1. Lapisan Dasar Tempo⌄
Menjaga kestabilan ketukan dan tempo sepanjang penampilan. Biasanya dimainkan oleh instrumen dengan suara rendah/berat.
2. Motif Utama⌄
Membawa motif lokal yang sudah dipetakan di Pertemuan 1, menjadi identitas utama yang dikenali dalam komposisi.
3. Lapisan Variasi⌄
Menambahkan variasi ritmis di atas lapisan dasar dan motif utama — biasanya ditambahkan paling akhir setelah dua lapisan lain stabil.
15:00
Tips fasilitasi: latih lapisan dasar tempo dan motif utama dulu sampai stabil sebelum menambahkan lapisan variasi — menambah semua lapisan sekaligus biasanya membuat kelompok kebingungan.
Kesiapan Mini Ansambel
Pertemuan 3 — sebelum penampilan direkam
Self-Assessment Peran Individu
Penguasaan Peran Sendiri
BelumMulai BisaBisaMahir
Kekompakan dengan Lapisan Lain
BelumMulai KompakKompakSangat Kompak
Kestabilan Tempo
BelumMulai StabilStabilSangat Stabil
Alur Penampilan
Tiap kelompok tampil ±2-3 menit menggabungkan seluruh lapisan komposisi, direkam. Kelompok lain memberi satu apresiasi dan satu catatan.
Panduan Penilaian: gunakan Rubrik KKTP 2 aspek (Pemetaan dan Pengembangan Motif Lokal, Komposisi Berlapis dan Peran Individu) — lihat Modul Ajar Lampiran C.
Penutup Unit 03
Checklist akhir sesi & koneksi ke unit berikutnya
Checklist Keberhasilan Unit
Kelompok memetakan dan memilih motif ritme lokal Bali
Kelompok menyusun komposisi berlapis (dasar tempo, motif utama, variasi)
Tiap anggota memiliki peran instrumen yang jelas dan terukur
Kelompok menggladi bersih dan tampil dalam mini ansambel komposisi
Rekaman penampilan dan LKPD terkumpul untuk dinilai
Koneksi ke Unit 04: Setelah menyusun komposisi berbasis motif lokal, murid akan
menampilkan ansambel yang merespons isu atau perayaan lokal sebagai bentuk kepedulian sosial-budaya.
"Seperti kotekan yang menyatukan dua pola sederhana menjadi satu bunyi yang rumit dan indah, komposisi
kelompok kalian adalah bukti bahwa kebersamaan bisa melahirkan sesuatu yang lebih besar dari bagian-bagiannya."
Selamat mendampingi murid-murid, Ibu Trisna.