Unit 03 — Desain Sprint
Seni Rupa · Kelas VIII · SMP Negeri 4 Abiansemal
1 / 7
Desain Sprint
Karya Fungsi Bermotif Bali
Pertemuan 6–8 Semester Genap 2026/2027 TP-3 Seni Rupa Kelas VIII 360 menit · 9 JP Individu
Koneksi dari Unit 02: murid sudah mencoba berbagai bahan lewat Bazar Bahan dan membuat karya mixed media personal beserta Artist Statement. Unit ini membawa kepercayaan diri bereksperimen bahan tersebut untuk menciptakan karya yang lebih kompleks dan mempertimbangkan fungsi nyata — hiasan dinding, kotak kecil, atau penanda ruang.
Ringkasan Asesmen

Formatif

Telaah 3 sketsa iterasi sprint (P1); observasi produksi karya dan uji fungsi (P2); observasi partisipasi dan kualitas masukan peer review (P3).

Sumatif

Karya fungsi bermotif Bali beserta Artist Statement — dinilai memakai Rubrik KKTP. Capaian TP-3 jika ≥2 dari 3 aspek berada di level Baik.

Pertemuan 1 — “Desain Sprint”
Sprint Sketsa Iteratif · 3 JP (120 menit)
Alur Kegiatan
Persiapan Guru
  • Kertas sprint ukuran kecil (untuk sketsa cepat berulang)
  • Contoh 3 jenis fungsi karya (hiasan dinding, kotak, penanda ruang)
  • Motif Bali dan bahan yang sudah dikuasai dari Unit 01-02 sebagai modal ide
Tips: Jangan biarkan murid "terjebak sempurna" di iterasi 1 — dorong mereka tetap lanjut ke iterasi berikutnya meski sketsa belum ideal, karena revisi adalah inti dari proses sprint.
Timer Sprint 3 Iterasi
Pertemuan 1 — Desain Sprint (±10 menit/iterasi)
10:00
Checklist Tiap Iterasi
Iterasi 1: sketsa cepat ide pertama, bentuk dasar dan motif
Iterasi 2: revisi berdasar iterasi 1, tambah detail motif dan pertimbangan fungsi
Iterasi 3: sempurnakan sketsa menjadi rancangan siap produksi, catat bahan yang dipakai
Pertemuan 2 & 3 — Produksi dan Review
Studio Karya Fungsi → Meja Bundar Peer Review · 6 JP (240 menit)

Pertemuan 2 — “Studio Karya Fungsi”

Murid memproduksi karya sesuai rancangan sprint, menerapkan motif dan bahan, sambil mempertimbangkan kekuatan dan kepraktisan fungsi.

Pertemuan 3 — “Meja Bundar Peer Review”

Karya direview bergiliran oleh teman kelompok kecil sebelum difinalisasi dan dilengkapi Artist Statement fungsi.

Persiapan Guru
  • Bahan tambahan sesuai fungsi (kardus/kayu tipis, tali/gantungan)
  • Lembar Peer Review cetak per murid
  • Contoh Artist Statement fungsi sebagai model
Tiga Jenis Fungsi Karya
Klik tiap tombol untuk melihat contoh dan pertimbangan tekniknya

Hiasan Dinding

Menerapkan motif Bali pada bidang datar yang digantung. Pertimbangan teknis: kekuatan tali/gantungan dan keseimbangan berat karya agar tidak miring saat dipajang.

Kotak Kecil

Wadah sederhana bermotif Bali untuk menyimpan benda kecil. Pertimbangan teknis: kekuatan lipatan/sambungan agar kotak bisa dibuka-tutup berulang tanpa rusak.

Penanda Ruang

Objek kecil bermotif Bali untuk menandai tempat (misalnya label rak atau penanda buku). Pertimbangan teknis: ukuran ringkas dan motif yang tetap terlihat jelas meski berukuran kecil.

Meja Bundar Peer Review
Pertemuan 3 — sebelum finalisasi karya
Self-Assessment Kesiapan Karya
Kekuatan Struktur
BelumMulai KuatKuatSangat Kuat
Kejelasan Motif Bali
BelumMulai JelasJelasSangat Jelas
Kesiapan Fungsi Karya
BelumMulai SiapSiapSangat Siap
Contoh Masukan yang Membangun

"Motif patra di sisi kirimu sudah rapi — coba perkuat sambungan sudut kotaknya sedikit lagi supaya lebih kokoh saat dibuka-tutup." — gunakan pola (kelebihan) + (saran perbaikan spesifik).

Panduan Penilaian: gunakan Rubrik KKTP 2 aspek (Proses Desain Sprint dan Kualitas Rancangan, Karya Fungsi dan Artist Statement) — lihat Modul Ajar Lampiran C.
Penutup Unit 03
Checklist akhir sesi & koneksi ke unit berikutnya
Checklist Keberhasilan Unit
Murid melalui 3 iterasi sprint sebelum memilih rancangan final
Karya menerapkan motif Bali dan minimal 2 bahan (termasuk 1 bahan lokal)
Karya sudah diuji dan bisa berfungsi sesuai rencana
Murid berpartisipasi memberi dan menerima masukan di Meja Bundar
Karya, LKPD, dan Artist Statement fungsi terkumpul untuk dinilai
Koneksi ke Unit 04: Setelah menghasilkan karya berfungsi, murid akan memamerkan karya dan merespons isu lingkungan/budaya lokal lewat pameran mini kelas.
"Karya terbaik sering lahir bukan dari percobaan pertama, tapi dari keberanian mencoba lagi dan mendengarkan masukan orang lain." Selamat mendampingi murid-murid menemukan karya fungsi mereka, Ibu Trisna.