Unit 01 — Baris & Legong Keraton
Seni Tari · Kelas VIII · SMP Negeri 4 Abiansemal
1 / 7
Baris & Legong Keraton
Analisis dan Evaluasi Gerak Tari Tradisi Bali Lanjutan
Pertemuan 1–3 Semester Ganjil 2026/2027 TP-1 Seni Tari Kelas VIII 360 menit · 9 JP Individu & Kelompok
Koneksi dari Kelas VII: murid sudah mengenal jenis tari Bali (wali/bebali/balih-balihan) dan unsur dasar gerak (agem, tandang, tangkep) lewat observasi video dan gallery walk. Unit ini melangkah dari mengamati menuju menganalisis dan mengevaluasi — murid praktik langsung ragam gerak lanjutan dan mengkritik capaiannya sendiri.
Ringkasan Asesmen

Formatif

Observasi Studio Kontras (P1), sesi Mirror Lanjutan (P2), dan Panel Kritik Gerak (P3); telaah LKPD Bagian A–C; self-assessment checklist teknik gerak.

Sumatif

Unjuk kerja berbasis rekaman video pada Pertemuan 3 — dinilai memakai Rubrik KKTP (2 aspek). Capaian TP-1 jika ≥2 dari 3 aspek berada di level Baik.

Pertemuan 1 — “Kontras Prajurit-Puteri”
Analisis Video Kontras · 3 JP (120 menit)
Alur Kegiatan
Persiapan Guru
  • Video Tari Baris & Legong Keraton (proyektor + speaker)
  • Kartu Istilah Gerak Lanjutan (1 set/kelompok)
  • Ruang kecil untuk praktik kelompok saat Studio Kontras
  • Rekaman gamelan pengiring sebagai musik latar penutup
Tips: Putar dua cuplikan kontras dulu tanpa label nama tari — biarkan rasa penasaran murid memancing diskusi sebelum masuk ke istilah teknis.
Kontras Tari Baris & Legong Keraton
Klik kartu untuk membuka detail perbandingan

Tari Baris

Wali · Maskulin · Tegas
Fungsi: penjaga spiritual desa/pura, dipentaskan dalam upacara.
Gerak dominan: agem kuat, tandang lebar dan tegas, tangkep mata tajam.
Kostum: menyerupai prajurit — awiran, gelungan, keris.
Iringan: gamelan Baganti/Gong Kebyar dengan tempo dinamis.
▾ ketuk untuk detail

Legong Keraton

Bebali/Balih-balihan · Feminin · Kompleks
Fungsi: hiburan istana/persembahan halus, kini juga pentas budaya.
Gerak dominan: agem lembut, tandang kecil bertahap, tangkep mata ekspresif dan lembut.
Kostum: kain prada, gelungan bunga emas, kipas.
Iringan: gamelan Semar Pegulingan/Gong Kebyar, tempo mengalir.
▾ ketuk untuk detail
Istilah Tari yang Digunakan
Agem Tandang Tangkep Desain Lantai Taksu
0 dari 5 istilah disorot
Pertemuan 2 & 3 — Praktik dan Evaluasi
Mirror Practice → Studio Kritik Gerak · 6 JP (240 menit)

Pertemuan 2 — “Mirror Lanjutan”

Latihan berpasangan: satu memeragakan ragam gerak lanjutan, satu menjadi “cermin manusia” yang mengoreksi memakai istilah tari yang tepat, lalu bertukar peran.

Pertemuan 3 — “Panel Kritik Gerak”

Kelompok merekam latihan singkat, saling menilai di depan kelas, lalu menulis jurnal evaluasi diri sebagai penutup unit.

Apa yang Berubah dari Pertemuan 1?
Persiapan Guru
  • Kartu Ragam Gerak Lanjutan (4 gerak per tari)
  • Ruang gerak luas untuk latihan berpasangan
  • HP/kamera untuk merekam latihan Pertemuan 3
  • Lembar Kritik Terpandu (LKPD Bagian C)
Kartu Ragam Gerak & Timer Latihan
Pertemuan 2 — Mirror Lanjutan
1. Agem Tingkat Lanjut
Fokus pada ketegasan (Baris) atau kelembutan (Legong) posisi berdiri; perhatikan tumpuan berat badan dan kestabilan lutut.
2. Tandang Berkarakter
Perhatikan lebar langkah dan tempo — lebar & tegas untuk Baris, kecil & bertahap untuk Legong Keraton.
3. Tangkep & Ekspresi Mata
Latih fokus pandangan tajam (Baris) atau lembut dan mengalir (Legong Keraton) mengikuti arah gerak tangan.
4. Koreksi Membangun
Contoh kalimat koreksi: “Tandang-nya sudah mantap, coba tegakkan agem tangan kirimu sedikit lagi.”
Timer Sesi Mirror Practice
10:00
Kritik Gerak & Self-Assessment
Pertemuan 3 — Panel Kritik Gerak
Self-Assessment Teknik Gerak
Agem Lanjut
BelumMulai BisaBisaMahir
Tandang Lanjut
BelumMulai BisaBisaMahir
Tangkep & Ekspresi
BelumMulai BisaBisaMahir
Contoh Kalimat Kritik yang Baik

“Tandang-nya sudah mantap, tapi agem tangan kirinya masih perlu ditegakkan.” — gunakan pola (kelebihan) + (saran perbaikan dengan istilah tari) saat memberi kritik ke kelompok lain.

Panduan Penilaian: gunakan Rubrik KKTP 2 aspek (Analisis & Evaluasi Konseptual, Praktik & Evaluasi Gerak) untuk menilai rekaman kelompok — lihat Modul Ajar Lampiran C.
Penutup Unit 01
Checklist akhir sesi & koneksi ke unit berikutnya
Checklist Keberhasilan Unit
Murid dapat menjelaskan latar belakang, fungsi, dan nilai Tari Baris & Legong Keraton
Murid mempraktikkan ragam gerak lanjutan (agem, tandang, tangkep) kedua tari
Murid memberi & menerima kritik gerak menggunakan istilah tari yang tepat
Murid menulis jurnal evaluasi diri berdasarkan rekaman latihan
LKPD Bagian A, B, C dan rekaman kelompok terkumpul untuk dinilai
Koneksi ke Unit 02: Setelah mampu menganalisis dan mengevaluasi tari tradisi, murid akan merancang ragam gerak kreasi mereka sendiri lewat Choreography Sprint — mempertimbangkan iringan, properti, dan kostum secara lebih mandiri.
“Menari bukan hanya soal menggerakkan tubuh, tapi juga belajar melihat dengan jujur — pada diri sendiri dan pada sesama.” Selamat mendampingi murid-murid menemukan kepekaan itu, Ibu Trisna.